Skip to content

LKS JANGKA SORONG DAN MIKROMETER SEKRUP

2010 September 30
Posted by racheldigdo

I.TUJUAN
1. Mampu menggunakan jangka sorong sebagai alat ukur dasar
2.Mampu menggunakan micrometer sekrup sebagai alat ukur dasar
3.Mengenal skala nonius jangka sorong dan micrometer sekrup
4.Mengenal batas ketelitian jangka sorong dan micrometer sekrup serta dapat menggunakannya dalam perhitungan.

II.ALAT DAN BAHAN

1.Kelereng
2.potongan besi  
3.cincin
4.peluru
5.potongan kawat
6.jangka sorong
7.mikrometer sekrup

III.TEORI RINGKAS
A.Jangka sorong memiliki bagian utama yang disebut rahang tetap dimana terdapat skala utama dan rahang geser dimana terdapat skala nonius atau vernier.
Nonius yang panjangnya 9 mm dibagi atas 10 skala, sehingga beda satu skala nonius dengan satu skala utama adalah 0,1mm. Nilai 0,1mm merupakan batas ketelitian jangka sorong.
Jangka Sorong

1.rahang atas untuk
mengukur
diameter dalam.
2.rahang bawah untuk
mengukur diameter luar.
3.bagian untuk mengukur
kedalaman tabung.

Gambar diatas adalah contoh hasil pengukuran dengan jangka sorong,
Skala utama = 2,5 cm
Skala nonius = (4 x 0,1)mm = 0,04 cm
Hasil pengukuran = 2,54 cm
Angka 4 nonius segaris dengan skala utama, jadi angka inilah yang dikalikan dg batas ketelitian , kemudian dijumlahkan hasilnya dg hasil skala utama.

B.Mikrometer sekrup memiliki skala utama dan selubung luar yang memiliki skala putar sebagai nonius.
Batas ketelitian micrometer sekrup 0,01mm.

Gambar di atas adalah contoh hasil pengukuran menggunakan micrometer sekrup,
Skala utama = 6,5 mm
Skala nonius = (9x 0 01)mm = 0,09 mm
Hasil pengukuran = 6,59 mm
Angka 9 pada nonius berimpit dengan garis tengah skala utama, maka angka ini dikalikan dg batas kete
Litian micrometer sekrup, kemudian ditambahkan hasilnya pada hasil skala utama.

IV.LANGKAH-LANGKAH PENGAMATAN.
A. 1.Ambil kelereng, letakkan pada rahang bawah jangka sorong untuk diukur diameternya. Jepit dg hati-hati dan kunci. Amati skala utama, catat hasilnya dalam tabel A, ulangi pengukurannya sebanyak 3 kali.
TABEL A

tr>

No Benda Skala Utama Nonius
(x batas ketelitian)
1. Kelereng ………………………….. cm …………… x …………. mm
…………………………… cm …………… x …………. mm
…………………………… cm …………… x …………. mm
2. Potongan Besi ………………………….. cm …………… x …………. mm
…………………………… cm …………… x …………. mm
…………………………… cm …………… x …………. mm
3. Cincin
(diameter luar)
………………………….. cm …………… x …………. mm
…………………………… cm …………… x …………. mm
…………………………… cm …………… x …………. mm
Cincin
(diameter luar)
………………………….. cm …………… x …………. mm
…………………………… cm …………… x …………. mm
…………………………… cm …………… x …………. mm

2. Amati nonius,cari angka yang segaris (berimpit) dg skala utama, catat dalam table A, kalikan juga dg batas ketelitian jangka sorong. Ulangi sampai 3 kali pengukuran.

3.Ambil potongan besi, lakukan seperti langkah A.1 dan A.2.

4.Ambil cincin, ukur diameter luarnya seperti langkah A.1 dan A.2.
Sekarang lakukan pengukuran diameter dalamnya menggunakan rahang atas jangka sorong.
Letakkan cincin di luar rahang dengan benar, kunci.Amati skala utama dan noniusnya seperti
Langkah A.1 dan A.2.

B.1.Ambil peluru,ukur diameternya dengan micrometer sekrup. Amati skala utamanya , catat
Dalam table B, ulangi pengukuran sampai 3 kali.
TABEL B.

No Benda Skala Utama Nonius
1. peluru ………………………….. mm …………… x …………. mm
…………………………… mm …………… x …………. mm
…………………………… mm …………… x …………. mm
2. potongan kawat ………………………….. mm …………… x …………. mm
…………………………… mm ……………. x …………. mm
…………………………… mm ……………. x …………. mm

2.Amati skala nonius, cari angka yang berimpit dengan garis tengah skala utama, catat hasilnya
Dalam table B, kalikan juga dengan batas ketelitian micrometer.
Ulangi pengukuran sebanyak 3 kali.

3.Ambil potongan kawat, lakukan pengukaran seperti langkah B.1 dan B.2.
V. PENGOLAHAN HASIL PENGAMATAN
1. Hitunglah nilai rata-rata pengamatan pada table A.
Kemudian tentukan hasil pengukuran jangka sorong untuk masing-masing benda, seperti contoh pada teori.
2.Hitunglah nilai rata-rata pengamatan pada table B.
Kemudian tentukan hasil pengukuran micrometer sekrup untuk masing-masing benda,seperti contoh pada teori.
3.Menurut anda lebih teliti mana pengukuran menggunakan jangka sorong atau micrometer sekrup ?
4.Berdasarkan nilai diameter kelereng dalam percobaan anda, tentukan volume kelereng menggunakan
Rumus volume bola, gunakan aturan sampai 3 angka penting.

VI.KESIMPULAN PERCOBAAN.
Buatlah kesimpulan dari hasil percobaan anda :
- Tentang alat ukurnya
- Tentang keseluruhan praktikum anda.

No comments yet

Leave a Reply